Liburan pekan pertama

Liburan pekan pertama anak-anak sekolah Alam An-Naba berjalan dengan kegembiraan dan penuh dengan cerita. Tidak dilakukan dengan serentak, tidak pula dengan tugas yang sama. setiap ananda memiliki momen dan perannya tersendiri di rumah masing-masing. meskipun dari rumah yang berbeda-beda, akan tetapi lahir sebuah semangat yang sama; yakni membantu ibu mengerjakan pekerjaan rumah, dengan sepenuh hati. Di salah satu rumah, ada ananda yang membersamai liburannya dengan menyetrika pakaian. tangannya masih kaku, gerakannya hati-hati, dan targetnya sederhana, yaitu baju miliknya sendiri. meskipun hasilnya belum sempurna, keberanian memegang setrika dan niat untuk membantu, sudah menjadi capaian yang besar. 

Di rumah yang lain, lantai teras menjadi saksi semangat ananda yang sedang mengepel lantai teras rumahnya. Air pel yang mengalir lebih banyak dari yang telah direncanakannya, pel yang bergerak ke segala arah, membuat teras berubah jadi sedikit lebih licin. Namun disitulah ananda belajar memahami, bahwa membersihkan rumah butuh tenaga, kesabaran, disertai dengan rasa tanggung jawab atas kepemilikan kita.  Sementara itu, di dapur rumah yang berbeda. Terdengar suara air mengalir dan piring beradu pelan. ia sedang mencuci piring kotor di westafel, dengan busa sabun yang mendominasi tangannya, lantai yang ikut basah, namun hasilnya stu per satu piring bersih kembali ketempatnya semula. ananda belajar bahwa pekerjaan kecil seperti ini, jika dilakukan dengan kesadaran penuh, maka hal ini akan sangat berarti bagi ibu.  


 walaupun dilakukan pada waktu, dan tempat yang berbeda, serta anak-anak yang berbeda juga. Kegiatan sederhana yang mereka lakukan, punya makna yang sama. Liburan bukan hanya sekedar waktu istirahat saja, tetapi kesempatan untuk menumbuhkan kemandirian, empati, dan rasa tanggung jawab dari rumah masing-masing. 

Dibalik panggung Festival Literasi:
karya anak, Doa para pendidik.